• Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Info Seputar Muslim
  • Beranda
  • Damai Negeri
  • Dunia Islam
  • Para Ahli
  • Syariah Muslim
Info Seputar Muslim
  • Beranda
  • Damai Negeri
  • Dunia Islam
  • Para Ahli
  • Syariah Muslim
No Result
View All Result
Info Seputar Muslim
No Result
View All Result
Home Dunia Islam
Mengenal Hajar Aswad dan sunnahnya

Mengenal Hajar Aswad dan sunnahnya

Admin Biromuslim by Admin Biromuslim
6 Mei 2021
in Dunia Islam
0
334
SHARES
2k
VIEWS

JAKARTA – Hajar Aswad ataupun Kakbah bukanlah sesembahan umat Islam seperti dituduhkan orang atheis. Kelompok ini selalu menuding dan berpendapat  kaum muslimin menyembah batu (hajar Aswad) dan berputar mengelilinginya. Lantas kenapa kalian menyalah-nyalahkan yang lain menyembah berhala dan patung atau gambar?

Lantas bagaimana membantah tuduhan penuh kedustaan ini.  Syaikh Sholeh Al Fauzan memberikan jawaban sebagai berikut:

Baca Juga: Ibadah Haji 2021 Dipertimbangkan Tanpa Jamaah dari Luar Arab Saudi

“Ini jelas kebohongan yang nyata, kami sama sekali tidak menyembah batu (Hajar Aswad), melainkan kami menyentuhnya dan menciumnya sebagaimana yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lakukan. Ini artinya kami lakukan hal tersebut dalam rangka ibadah dan mengikuti Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mencium Hajar Aswad adalah bagian dari ibadah sebagaimana kita wuquf di ‘Arofah, bermalam di Muzdalifah dan thawaf keliling baitullah (Ka’bah). Juga kita mencium Hajar Aswad dan menyentuhnya atau memberi isyarat padanya, itu semua adalah bentuk ibadah pada Allah, bukan berarti menyembah batu tersebut. Lebih dari itu, kita bisa beralasan dengan apa yang dilakukan oleh Umar bin Al Khattab radhiyallahu ‘anhuu ketika mencium Hajar Aswad. Ketika itu beliau mengatakan, “Memang aku tahu bahwa engkau hanyalah batu, tidak dapat mendatangkan manfaat atau bahaya. Jika bukan karena aku melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menciummu, aku tentu tidak akan menciummu.” (HR. Bukhari 1597 dan Muslim 1270)

Oleh karena itu, masalah ini adalah berkaitan dengan bagaimana umat Islam mengikuti tuntunan Nabinya dan bukan menyembah batu (Hajar Aswad).

“Jadi, sebenarnya mereka yang menyebarkan isu demikian telah merencanakan kebohongan atas umat Islam, kita sama sekali tidak menyembah Kakbah. Bahkan yang kita sembah adalah Rabb pemilik Kakbah,” ujar Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal dalam laman Rumaysho.

Begitu pula saata melakukan thawaf keliling Kakbah dalam rangka ibadah pada Allah ‘azza wa jalla karena Allah-lah yang memerintahkan  untuk melakukan seperti itu. “Kita melakukan demikian hanya menaati Allah ‘azza wa jalla dan mengikuti tuntunan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam.” sebutnya.

(Vitri)

Tags: #Hajar Aswad
Previous Post

Rasulullah SAW hanya alami 2 kali sakit sepanjang hidupnya

Next Post

Kakorlantas : Tidak Ada Penyekatan Menghalau Pekerja

Admin Biromuslim

Admin Biromuslim

Next Post
Kakorlantas : Tidak Ada Penyekatan Menghalau Pekerja

Kakorlantas : Tidak Ada Penyekatan Menghalau Pekerja

Bagaimana hukum membayar zakat secara online?

Bagaimana hukum membayar zakat secara online?

Itikaf tapi Bisa Makruh, Begini Penjelasannya

Itikaf tapi Bisa Makruh, Begini Penjelasannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Kakorlantas Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.

    Kakorlantas Polri Matangkan Persiapan Operasi Ketupat Usai Operasi Lilin 2025 Sukses

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • PP Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H Tahun 2026

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Meraih Pahala Melimpah di Akhir Tahun: Tata Cara dan Keutamaan Niat Puasa Ayyamul Bidh

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Faktor Pendorong Penyebaran Islam di Indonesia

    444 shares
    Share 178 Tweet 111
  • Kemenag: Umat Hindu Dunia Bisa Beribadah di Candi Prambanan

    441 shares
    Share 176 Tweet 110

Ikuti Kemenag RI

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
© Copyright BiroMuslim Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Damai Negeri
  • Dunia Islam
  • Para Ahli
  • Syariah Muslim