• Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Info Seputar Muslim
  • Beranda
  • Damai Negeri
  • Dunia Islam
  • Para Ahli
  • Syariah Muslim
Info Seputar Muslim
  • Beranda
  • Damai Negeri
  • Dunia Islam
  • Para Ahli
  • Syariah Muslim
No Result
View All Result
Info Seputar Muslim
No Result
View All Result
Home Syariah Muslim
Ketat tapi Nyaman, Begini Protokol Kesehatan Penerbangan Jamaah Umrah Indonesia

Ketat tapi Nyaman, Begini Protokol Kesehatan Penerbangan Jamaah Umrah Indonesia

Admin Biromuslim by Admin Biromuslim
2 Februari 2021
in Syariah Muslim
0
340
SHARES
2k
VIEWS

JAKARTA – Protokol kesehatan diterapkan secara ketat bagi jamaah umrah asal Indonesia untu mencegah penularan virus corona atau Covid-19. Hal itu dilakukan saat karantina, berangkat menuju bandara, di pesawat, hingga seterusnya.

Sebagai gambaran, sejumlah travel umrah yang tergabung dalam KAAFFAH Konsorsium memberangkatkan puluhan jamaah umrah ke Jeddah, Arab Saudi, pada Sabtu (30/1/2021).

Pantauan MNC Portal sejak di karantina, pendamping umrah secara tegas melarang jamaah berkerumun dan mengingatkan agar selalu jaga jarak, memakai masker, dan rajin mencuci tangan pakai sabun maupun hand sanitizer.

Baca Juga: Ada Kerupuk dan Gorengan, Yuk Intip Lebih Detail Menu Jamaah Umrah saat Dikarantina di Madinah

Meski sudah dinyatakan negatif Covid-19 usai menjalani tes swab PCR, jamaah terlihat tetap patuh dan tertib menerapkan protokol kesehatan (prokes) sejak masa karantina hingga tiba di pesawat. Dalam pesawat tampak masing-masing penumpang disekat pakai satu kursi kosong supaya pola jaga jarak tetap terjaga.

Selain itu fasilitas pembersih tangan juga disediakan, baik oleh maskapai maupun pihak travel umrah. Pramugari yang bertugas juga mengimbau penumpang agar selalu mengenakan masker.

Baca Juga: Arab Saudi Beri Kuota 1.000 Jamaah Perhari, Animo Umrah Kembali Meningkat

Selama masa penerbangan hingga tiba di Jeddah, Arab Saudi, Tessa Adelina General Manager PT Garuda Indonesia – Bandung yang mendampingi pemberangkatan jamaah umrah, meyakini prokes diterapkan sesuai aturan yang berlaku. Bahkan ia mengklaim pesawat Garuda sudah dilengkapi sistem filter udara.

“Pesawat kita sudah dilengkapi dengan hepa. Hepa itu adalah pembersih udara selama dalam penerbangan,” ucapnya saat tiba di Jeddah, Arab Saudi.

Dengarkan Murrotal Al-Qur’an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Dengan sistem tersebut ia meyakini jamaah umrah yang diterbangkan dari Bandara Soetta, kesehatan terjaga hingga tiba di Tanah Suci.

Sementara itu Direktur Garis Lurus Travel Umrah dan Haji Plus, Aan Andriyatin menjelaskan pihaknya memberangkatkan 24 jamaah umrah dalam penerbangan ini.

“Alhamdulillah ini adalah penerbangan yang kita maklumi sama-sama harus menjaga protokol kesehatan,” tuturnya.

Aan juga menjelaskan tidak akan ada city tour selama berada di Tanah Suci. Kebijakan ini diambil guna melindungi jamaah dari penularan Covid-19.

“Alhamdulillah jamaah memahami bahwa tidak akan ada city tour, bahwa harus ada jarak suami-istri juga terpisah,” katanya.

Di sisi lain seorang jamaah, Refiano mengaku tidak terlalu khawatir tertular Covid-19 selama perjalanan. Sebab menurutnya semua sudah dipersiapkan sehingga nyaman.

“Sangat nyaman selama perjalanan, tidak ada rasa was-was karena semua tertib prokes, apalagi pesawat tidak penuh,” ujarnya pada Minggu (31/1/2021).

Lebih lanjut begitu jamaah tiba di Tanah Suci, jamaah masih harus menjalani karantina selama tiga hari, kemudian mengikuti tes swab. Jika hasilnya negatif, maka diperbolehkan menjalankan ibadah umrah. 

Tags: Muslim
Previous Post

Arab Saudi Beri Kuota 1.000 Jamaah Perhari, Animo Umrah Kembali Meningkat

Next Post

Digelar Virtual, World Hijab Day 2021 Serukan Tagar EndHijabophobia

Admin Biromuslim

Admin Biromuslim

Next Post
Digelar Virtual, World Hijab Day 2021 Serukan Tagar EndHijabophobia

Digelar Virtual, World Hijab Day 2021 Serukan Tagar EndHijabophobia

6-12-1992: Konflik Sektarian di Ayodhya India, Ekstremis Sayap Kanan Merusak Masjid

6-12-1992: Konflik Sektarian di Ayodhya India, Ekstremis Sayap Kanan Merusak Masjid

Karantina Super Ketat di Madinah Dijalani Jamaah Umrah Saat Pandemi

Karantina Super Ketat di Madinah Dijalani Jamaah Umrah Saat Pandemi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan bersama Dirut PT Jasa Marga, Kakorlantas Polri, dan Dirut Jasa Raharja meninjau kesiapan proyek Tol Yogyakarta-Bawen dan proyek Tol Solo-Yogyakarta

    Kemenhub Tinjau Kesiapan Tol Yogyakarta-Bawen dan Solo-Yogyakarta Jelang Angkutan Lebaran

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Iman Sedang Lemah, Bagaimana Cara Meningkatkannya?

    445 shares
    Share 178 Tweet 111
  • MUI Anggap Provokasi Berbahaya Saat Israel Izinkan Umat Yahudi Berdoa di Masjid Al-Aqsa

    334 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Faktor Pendorong Penyebaran Islam di Indonesia

    448 shares
    Share 179 Tweet 112
  • Presiden Harap Kehadiran TV dan Radio Polri Berikan Informasi Positif Untuk Masyarakat

    335 shares
    Share 134 Tweet 84

Ikuti Kemenag RI

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
© Copyright BiroMuslim Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Damai Negeri
  • Dunia Islam
  • Para Ahli
  • Syariah Muslim