• Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Info Seputar Muslim
  • Beranda
  • Damai Negeri
  • Dunia Islam
  • Para Ahli
  • Syariah Muslim
Info Seputar Muslim
  • Beranda
  • Damai Negeri
  • Dunia Islam
  • Para Ahli
  • Syariah Muslim
No Result
View All Result
Info Seputar Muslim
No Result
View All Result
Home Jaga Negeri
muhammadiyah puasa

PP Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H Tahun 2026

doddodydod by doddodydod
6 Januari 2026
in Jaga Negeri
0
332
SHARES
2k
VIEWS

Jakarta – Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara resmi telah menetapkan tanggal awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah untuk tahun 1447 Hijriah yang bertepatan dengan tahun 2026 Masehi. Penetapan ini didasarkan pada hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipegang oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

Dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 yang dirilis di Yogyakarta pada 22 September 2025, ditetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Rabu Legi, 18 Februari 2026 Masehi. Selanjutnya, Hari Raya Idulfitri atau 1 Syawal 1447 Hijriah ditetapkan pada hari Jumat Legi, 20 Maret 2026 M.

Untuk bulan Zulhijah, PP Muhammadiyah menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada hari Senin Kliwon, 18 Mei 2026 M. Dengan demikian, Hari Arafah yang diperingati pada 9 Zulhijah bertepatan dengan hari Selasa Pon, 26 Mei 2026 M, dan Hari Raya Iduladha pada 10 Zulhijah jatuh pada hari Rabu Wage, 27 Mei 2026 M.

Penetapan tanggal-tanggal tersebut merujuk pada prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal yang merupakan hasil Musyawarah Nasional XXXII Tarjih Muhammadiyah di Pekalongan pada tahun 2024.

Dalam maklumat dijelaskan bahwa ijtimak (konjungsi) menjelang Ramadan 1447 H terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 M. Namun berdasarkan kriteria Kalender Hijriah Global, bulan baru dimulai saat matahari terbenam keesokan harinya. Ketentuan yang sama juga diterapkan dalam penetapan awal Syawal dan Zulhijah yang telah dihitung secara teliti.

“Demikian maklumat ini disampaikan agar menjadi panduan bagi warga Muhammadiyah dan dilaksanakan sebagaimana mestinya,” demikian isi penutup maklumat yang ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekretaris PP Muhammadiyah pada 22 September 2025.

Dengan terbitnya maklumat ini, warga Muhammadiyah di seluruh dunia mendapatkan pedoman resmi dalam menentukan pelaksanaan ibadah puasa Ramadan, salat Idulfitri, puasa Arafah, serta salat Iduladha pada tahun 2026 mendatang.

Previous Post

Korlantas Polri Catat Penurunan Kecelakaan Selama Operasi Keselamatan, Ketupat, dan Patuh 2025

doddodydod

doddodydod

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Penyebaran Islam Foto: dok INDEPHEDIA.com

    Faktor Pendorong Penyebaran Islam di Indonesia

    443 shares
    Share 177 Tweet 111
  • Hukum Waria Mengenakan Cadar dalam Islam: Pemahaman Mendalam dan Respons Masyarakat

    352 shares
    Share 141 Tweet 88
  • Moderasi Beragama: Menolak Kekerasan dan Menciptakan Masyarakat yang Damai

    406 shares
    Share 162 Tweet 102
  • Dukung Pemerintah Tangani Pandemi dengan #PerketatDisiplinProkes

    338 shares
    Share 135 Tweet 85
  • Keistimewaan Malam Nisfu Sya’ban

    463 shares
    Share 185 Tweet 116

Ikuti Kemenag RI

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
© Copyright BiroMuslim Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Damai Negeri
  • Dunia Islam
  • Para Ahli
  • Syariah Muslim