• Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Info Seputar Muslim
  • Beranda
  • Damai Negeri
  • Dunia Islam
  • Para Ahli
  • Syariah Muslim
Info Seputar Muslim
  • Beranda
  • Damai Negeri
  • Dunia Islam
  • Para Ahli
  • Syariah Muslim
No Result
View All Result
Info Seputar Muslim
No Result
View All Result
Home Dunia Islam Fatwa
Doa Ketika Hujan Disertai Angin : Arab, Latin dan Terjemahan

Doa Ketika Hujan Disertai Angin : Arab, Latin dan Terjemahan

Nia Okta by Nia Okta
28 Desember 2022
in Fatwa
0
343
SHARES
2k
VIEWS

BIROMUSLIM.COM – Dalam Islam kita dianjurkan untuk berdoa untuk keselamatan ketika cuaca ekstrim terjadi.

Berikut ini doa ketika hujan lebat dan angin kencang :

Doa yang Dibaca Ketika Hujan Lebat

Pada beberapa riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW selalu membaca doa setiap terjadi hujan lebat. Mengutip dari buku Kamus Praktis Muslim dari A Sampai Z yang disusun oleh Abdullah bin Ahmad Al-Allaf Al-Ghamidi, berikut merupakan doa yang bisa dipanjatkan:

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Latin: Allahumma haawalaina wa laa ‘alaina. Allahumma ‘alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari.

Artinya: “Ya Allah turunkanlah hujan di sekitar kami saja dan tidak membahayakan kami. Ya Allah turunkanlah di atas bukit-bukit, dataran tinggi, jurang-jurang yang dalam serta pada tempat-tempat tumbuhnya pepohonan.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Mengutip dari NU Online, Imam Abu Bakr al-Thuthusyi al-Andalusia (450-520 H) meriwayatkan dalam kitabnya dengan judul al-Du’a al-Ma’tsûr wa Âdâbuhu wa Mâ Yajibu ‘alâ al-Dâ’î Ityâ’nuhu wa Ijtinâbuhu bahwa Rasulullah SAW bergegas meninggalkan pekerjaannya saat melihat awan mendung yang tebal. Lalu, beliau membaca doa sebagai berikut:

اللهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا

Latin: Allahumma innî a’ûdzu bika min syarrihâ

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari keburukan awan ini.”

Setelah itu, ketika hujan turun Rasulullah SAW membaca doa lain yang bunyinya:

اللهُمَّ صَيِّبًا هَنِيْئًا

Latin: Allahumma shayyiban nâfi’an

Artinya: “Ya Allah turunkanlah hujan yang membawa manfaat dan kesenangan.”

Baca Juga : Doa Akhir dan Awal Tahun : Arab, Latin dan Terjemahan

Doa yang Dibaca Ketika Angin Kencang

Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk membaca doa ketika melihat angin kencang. Berikut ini doa yang perlu dibaca saat angin berhembus dengan kuat.

Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk membaca doa ketika melihat angin kencang. Berikut ini doa yang perlu dibaca saat angin berhembus dengan kuat.

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْهَا رَحْمَةً وَلَا تَجْعَلْهَا عَذَابًا، اَللَّهُمَّ اجْعَلْهَا رِيَاحًا وَلَا تَجْعَلْهَا ضَرُوْرَةً.

Latin: Allâhumma innî as’aluka khairahâ wa khairamâ fîhâ wa khairamâ ursilat bih, wa a’ûdzubika min syarrihâ wa syarrimâ fîhâ wa syarrimâ ursilat bih. Allâhummaj’alhâ rahmatan wa lâ taj’alhâ ‘adzâban. Allâhummaj’alhâ riyâhan wa lâ taj’alhâ dharûratan.

Artinya: “Wahai Tuhanku, aku minta kepada-Mu kebaikan ini angin, kebaikan barang yang ada di dalamnya, dan kebaikan barang yang diutus melaluinya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan ini angin, kejahatan barang yang ada di dalamnya, dan kejahatan barang yang diutus melaluinya. Wahai Tuhanku, jadikan ini sebagai angin rahmat dan jangan jadikan ini sebagai angin siksa. Wahai Tuhanku, jadikan ini sebagai angin manfaat dan jangan jadikan ini sebagai angin bahaya,”

Baca Juga : Amalan dan Doa Saat Terjadi Gerhana Matahari

Tags: anginhujan
Previous Post

Menag Serahkan Bantuan Rp34,7 Miliar untuk Korban Gempa Cianjur

Next Post

Kemenag Ajak KBIHU Perkuat Pola Bimbingan Manasik Haji

Nia Okta

Nia Okta

Next Post
Kemenag Ajak KBIHU Perkuat Pola Bimbingan Manasik Haji

Kemenag Ajak KBIHU Perkuat Pola Bimbingan Manasik Haji

MUI Pusat Tanggapi Fatwa Haram Manusia Silver

MUI Pusat Tanggapi Fatwa Haram Manusia Silver

MUI Tegaskan Fatwa Sejalan Larangan Jual Rokok Batangan

MUI Tegaskan Fatwa Sejalan Larangan Jual Rokok Batangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Niat dan Doa Setelah Shalat Dhuha Lengkap

    Niat dan Doa Setelah Shalat Dhuha

    637 shares
    Share 255 Tweet 159
  • Moderasi Beragama: Menolak Kekerasan dan Menciptakan Masyarakat yang Damai

    387 shares
    Share 155 Tweet 97
  • Yuk, Pahami Keutamaan Zakat Fitrah dan Cara Menghitungnya dengan Benar

    341 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Wajah Polri Diantara Janji dan Realitas

    376 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Memahami Syarat, Niat, dan Tata Cara Menunaikan Zakat

    347 shares
    Share 139 Tweet 87

Ikuti Kemenag RI

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
© Copyright BiroMuslim Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Damai Negeri
  • Dunia Islam
  • Para Ahli
  • Syariah Muslim