Site icon Info Seputar Muslim

Kemenag Sebut Pembimbing Haji Harus Bersertifikat

Arsad Hidayat Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag.

Arsad Hidayat Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag.

Biromuslim.com – Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan para pembimbing ibadah haji harus memiliki sertifikat sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan manasik yang profesional dan terstandar.

“Para pembimbing harus memiliki sertifikat pembimbing ibadah haji,” ujar Arsad Hidayat Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag dikutip dari Antara, Senin (26/9/2022).

Pernyataan itu disampaikan Arsyad saat menggelar sertifikasi pembimbing haji dan umrah di Asrama Haji Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 19-28 September 2022.

Arsad mengatakan, Undang-Undang No 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah memberikan wewenang kepada Kemenag untuk memberikan pembinaan. Salah satu upaya tersebut adalah melakukan sertifikasi petugas dan pembimbing ibadah haji.

Ia berharap sertifikasi tersebut akan menghasilkan para petugas dan pembimbing haji yang profesional. Proses sertifikasi bekerja sama dengan sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.

“Ke depan tidak bisa ditawar lagi, mereka yang menjadi pembimbing adalah para pembimbing profesional. Siapa? Mereka adalah orang yang sudah memiliki sertifikat,” ujarnya dia.

Menurutnya, Undang-Undang tersebut juga mewajibkan kepada setiap penyelenggara ibadah haji dan umrah, PPIU atau PIHK, untuk memiliki pembimbing manasik haji atau umrah yang mempunyai sertifikat.

“Penyelenggara ibadah haji dan umrah kita syaratkan punya pembimbing bersertifikat juga,” tambahnya.

Baca juga: Kemenag Susun Kalender Hijriah 2023

Exit mobile version