Site icon Info Seputar Muslim

PB SEMMI dan Polri gelar vaksinasi merdeka di 13 titik

Jakarta – Pengurus Besar (PB) Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar vaksinasi merdeka di 13 titik yang tersebar di sejumlah daerah di Tanah Air.

“Alhamdulillah vaksinasi merdeka yang digelar di 13 titik dengan mengikuti arahan Kapolri dalam membantu penyelenggaraan vaksinasi bisa berjalan lancar,” kata Ketua Umum PB SEMMI Bintang Wahyu Saputra melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Ia menyebutkan sebanyak 13 titik yang menjadi tempat vaksinasi PB SEMMI adalah Aceh, Pekanbaru, Padang, Palembang, Lampung, Depok, Bogor, Indramayu, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Kutai Kartanegara, dan Palu.

Baca juga: PB SEMMI minta pemerintah perhatikan alat tes cepat antigen impor

Khusus kegiatan vaksinasi merdeka PB SEMMI di Kota Padang, Sumatera Barat, tepatnya di Kampus Universitas Negeri Padang (UNP) disapa langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara virtual.

Bintang mengatakan PB SEMMI selalu siap membantu masyarakat dan mendukung program pemerintah menghadapi pandemi COVID-19.

Menurut dia, bangsa Indonesia bisa merdeka karena adanya kolaborasi dan sinergi dari semua pihak. Oleh sebab itu, PB SEMMI menyakini penanganan pandemi akan berhasil jika hal itu diterapkan.

Baca juga: PB SEMMI laporkan Dinar Candy ke Polda Metro Jaya gara-gara bikini

Untuk mencapai target penanganan COVID-19 yang telah disusun pemerintah, masyarakat harus bersatu padu mendukung gerakan vaksin merdeka karena dengan ikut melakukan vaksin, maka setiap individu turut serta membantu melawan penyebaran COVID-19.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah suka rela ikut melakukan vaksin. Selain itu, tentu saja peran dan dukungan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang mendukung vaksinasi PB SEMMI di 13 titik seluruh Indonesia,” kata Bintang.

Baca juga: Memacu langkah tuntaskan vaksinasi COVID-19 dari wilayah aglomerasi

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Exit mobile version