• Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Info Seputar Muslim
  • Beranda
  • Damai Negeri
  • Dunia Islam
  • Para Tokoh
  • Kontribusi
Info Seputar Muslim
  • Beranda
  • Damai Negeri
  • Dunia Islam
  • Para Tokoh
  • Kontribusi
No Result
View All Result
Info Seputar Muslim
No Result
View All Result
Home Giat Polri
Pemkab Cianjur Gencarkan Pendidikan Agama di Luar Sekolah

Pemkab Cianjur Gencarkan Pendidikan Agama di Luar Sekolah

doddodydod by doddodydod
4 Januari 2021
in Giat Polri
0
332
SHARES
2k
VIEWS

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR – Pemkab Cianjur, Jawa Barat, mengencarkan pendidikan agama di luar sekolah melalui Program Diniyah Takmiliyah. Hal ini dilakukan sebagai upaya memupuk karakter agamis dan membangun akhlak anak. Program itu diharapkan mencegah anak dan pelajar di Cianjur dari perbuatan melanggar hukum.

Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman mengimbau orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak saat menggunakan internet atau alat penunjang teknologi yang semakin canggih, agar tidak disalahgunakan membuat hal yang melanggar hukum.

“Pemerintah daerah akan berusaha membuat pelajar di Cianjur, dapat menggunakan teknologi sebagai sarana dan prasarana mendulang prestasi dengan memupuk karakter agamis melalui pendidikan agama di luar sekolah melalui program Diniyah takmiliyah,” katanya, Ahad (3/1)

Hal tersebut, tutur dia, bertujuan untuk memupuk akhlaknya, sehingga pelajar di Cianjur tidak hanya pintar akademis, melek teknologi, tapi memiliki akhlaknya yang bagus. Ia meyakini ketika akhlaknya sudah bagus, mereka tidak salah dalam menerapkan teknologi sekalipun dalam kehidupannya.

“Saya baru tahu kalau anak SMP yang membuat parodi lagu kebangsaan Indonesia Raya itu, warga Cianjur. Saya sangat menyayangkan hal tersebut karena dapat mempengaruhi hubungan baik antar negara dan sudah jelas melanggar hukum,” katanya.

Untuk mencegah hal serupa kembali terjadi, pihaknya mengimbau orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan dan mendampingi anak saat menggunakan internet atau sarana dan prasarana penunjang lainnya seperti saat menggunakan telepon pintar dan komputer, sehingga aktifitas yang mereka lakukan dapat terpantau.

“Kemajuan teknologi menjadi bumerang dan membahayakan untuk anak, sehingga pengawasan dan pendampingan saat mereka menggunakan internet harus lebih ditingkatkan. Bahkan bimbingan orang tua, sangat dibutuhkan agar anak tidak salah dalam menggunakan teknologi,” katanya.

Previous Post

Berikan Edukasi, Satgas Covid PBNU Manfaatkan Kearifan Lokal

Next Post

Waketum MUI: Jangan Cuma Fokus Radikal, Tapi Juga Covid-19

doddodydod

doddodydod

Next Post
Waketum MUI: Jangan Cuma Fokus Radikal, Tapi Juga Covid-19

Waketum MUI: Jangan Cuma Fokus Radikal, Tapi Juga Covid-19

Muslimat NU Diharapkan Bangun Akhlak dan Kemandirian Umat

Muslimat NU Diharapkan Bangun Akhlak dan Kemandirian Umat

PBNU: Pemerintah tak Anti-Islam dengan Bubarkan FPI

PBNU: Pemerintah tak Anti-Islam dengan Bubarkan FPI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Kadin dan TNI-Polri Luncurkan Mobil Vaksin Keliling

    Kadin dan TNI-Polri Luncurkan Mobil Vaksin Keliling

    335 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Mengapa Besaran Zakat Fitrah di Tiap Daerah Berbeda, Ini Penjelasan Kemenag

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Keistimewaan Malam Nisfu Sya’ban

    338 shares
    Share 135 Tweet 85
  • Marhaban Ya Ramadhan, Pawai Obor Menyambut Ramadhan 1443 H

    345 shares
    Share 138 Tweet 86
  • MUI Tegaskan Permainan Capit Boneka Haram

    334 shares
    Share 134 Tweet 84

Ikuti Kemenag RI

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
© Copyright BiroMuslim Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Damai Negeri
  • Dunia Islam
  • Para Tokoh
  • Kontribusi