• Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
No Result
View All Result
Info Seputar Muslim
  • Beranda
  • Damai Negeri
  • Dunia Islam
  • Para Ahli
  • Syariah Muslim
Info Seputar Muslim
  • Beranda
  • Damai Negeri
  • Dunia Islam
  • Para Ahli
  • Syariah Muslim
No Result
View All Result
Info Seputar Muslim
No Result
View All Result
Home Dunia Islam
Panduan Lengkap Niat dan Tata Cara Shalat Tarawih dengan Mudah dan Benar

Panduan Lengkap Niat dan Tata Cara Shalat Tarawih dengan Mudah dan Benar

Panduan Lengkap Niat dan Tata Cara Shalat Tarawih dengan Mudah dan Benar

Nurul Aminah by Nurul Aminah
3 Februari 2026
in Dunia Islam
0
332
SHARES
2k
VIEWS

Shalat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang sangat dinantikan oleh umat Muslim setiap datangnya bulan Ramadan. Untuk menjalankan shalat ini dengan khusyuk dan benar, mengetahui niat dan tata cara shalat Tarawih adalah hal yang wajib dipahami. Artikel ini akan membahas secara lengkap mulai dari niat shalat Tarawih, cara shalat Tarawih yang benar, hingga doa sebelum shalat Tarawih yang dapat menambah kekhusyukan dalam beribadah. Selain itu, Anda juga akan menemukan informasi penting mengenai tata cara shalat Tarawih lengkap, waktu pelaksanaan shalat Tarawih, serta jumlah rakaat shalat Tarawih yang sesuai sunnah. Tak ketinggalan, ulasan mengenai keutamaan shalat Tarawih yang menjadikan ibadah ini semakin istimewa. Dengan panduan ini, semoga Anda dapat menjalankan shalat Tarawih dengan mudah, benar, dan penuh keberkahan.

Pengertian dan Keutamaan Shalat Tarawih

Shalat Tarawih merupakan salah satu ibadah khusus yang dilaksanakan oleh umat Islam pada bulan Ramadhan. Shalat sunnah ini dilaksanakan setelah shalat Isya dan memiliki nilai spiritual yang tinggi. Melalui niat dan tata cara shalat Tarawih yang benar, umat Islam dapat meraih berbagai keutamaan serta manfaat, baik secara pribadi maupun sosial.

Shalat Tarawih adalah shalat sunnah yang dilakukan secara berjamaah di malam hari selama bulan Ramadhan. Ibadah ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan membaca Al-Qur’an dan memperbanyak amalan baik.

Keutamaan Shalat Tarawih bagi Umat Islam Sesuai Hadits dan Al-Qur’an

Keutamaan shalat Tarawih sangatlah besar, di antaranya adalah:

  • Mendapat pengampunan dosa: Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa shalat pada malam Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
  • Mendekatkan diri kepada Allah: Dengan memperbanyak ibadah pada malam yang penuh berkah, hati menjadi lebih tenang dan jiwa semakin bersih.
  • Menghadirkan keberkahan Ramadhan: Melalui shalat Tarawih, amalan Ramadhan semakin lengkap dan spirit bulan suci semakin terasa.

Manfaat Spiritual dan Sosial dari Menjalankan Shalat Tarawih Secara Rutin

Selain keutamaan secara spiritual, shalat Tarawih juga membawa manfaat sosial, seperti:

  • Mempererat ukhuwah Islamiyah karena dilakukan secara berjamaah di masjid atau tempat ibadah.
  • Meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan beribadah selama bulan Ramadhan.
  • Menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjalankan ibadah sunnah yang penuh keberkahan.

Dengan memahami niat dan tata cara shalat Tarawih lengkap, setiap muslim diharapkan dapat menjalankan ibadah ini dengan mudah dan benar, sehingga mendapat manfaat maksimal dari ibadah yang mulia ini.

Niat Shalat Tarawih dan Doa Sebelum Melaksanakan

Niat shalat Tarawih merupakan langkah awal yang sangat penting sebelum menjalankan ibadah shalat Tarawih. Niat yang benar akan menentukan sahnya shalat dan memastikan ibadah yang dilakukan memperoleh pahala sesuai dengan ketentuan agama. Selain itu, membaca doa sebelum shalat Tarawih juga dianjurkan untuk memohon kemudahan dan keberkahan selama melaksanakan shalat malam di bulan Ramadhan.

Penjelasan Niat Shalat Tarawih dan Pentingnya Niat yang Benar

Niat shalat Tarawih harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dalam hati, bahwa shalat yang akan dikerjakan adalah shalat Tarawih karena Allah SWT. Niat ini menjadi landasan utama agar ibadah yang dilakukan diterima dan mendapatkan keutamaan.

Niat Shalat Tarawih dalam Bahasa Arab dan Terjemahan

Niat Shalat Tarawih:

اُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيحِ رَكْعَتَيْنِ لِلّهِ تَعَالَى

Usholli sunnatat Tarawiihi rak‘ataini lillaahi ta‘aalaa.

Terjemahan:
“Saya niat shalat sunnah Tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Doa Sebelum Shalat Tarawih yang Dianjurkan

Sebelum memulai shalat Tarawih, umat Muslim dianjurkan untuk membaca doa berikut sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT:

“اللّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَقِينَ، وَسَلِّطْ عَلَيَّ نُورَ وَجْهِكَ، وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ نَصِيبًا”

Allahumma aj‘alnii minal muttaqiin, wa sallith alayya nuura wajhika, waja‘al lii min ladunka nasiiban.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertakwa, terangilah wajahku dengan cahaya-Mu, dan berikanlah aku bagian dari sisi-Mu.”

Dengan melandasi shalat Tarawih pada niat yang benar dan doa yang tulus, diharapkan ibadah malam Ramadhan ini menjadi lebih bermakna dan mendulang pahala berlimpah.

Waktu Pelaksanaan dan Jumlah Rakaat Shalat Tarawih

Shalat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang dilaksanakan setelah shalat Isya di bulan Ramadan. Penting untuk mengetahui waktu pelaksanaan serta jumlah rakaat shalat Tarawih yang sesuai dengan ajaran Islam agar ibadah ini dapat dilakukan dengan benar dan mendapatkan keutamaan yang maksimal.

Waktu Pelaksanaan Shalat Tarawih
Shalat Tarawih dilaksanakan segera setelah shalat Isya hingga sebelum masuk waktu shalat Subuh. Secara khusus, dianjurkan untuk melaksanakan shalat ini pada awal malam setelah Isya, namun juga diperbolehkan menundanya hingga tengah malam atau akhir malam, sesuai dengan kemampuan dan kondisi umat.

Jumlah Rakaat Shalat Tarawih
Terdapat beberapa praktek sahih dalam pelaksanaan jumlah rakaat shalat Tarawih:

  • 20 rakaat: Ini adalah jumlah yang sering dipraktikkan di banyak masjid dan berdasarkan sunnah Nabi Muhammad SAW. Biasanya dikerjakan dalam dua kali salam, yakni 8-12 rakaat diikuti witir.
  • 8 rakaat: Sebagian ulama dan umat melaksanakan 8 rakaat sebagai bentuk ringkasan, dengan tambahan satu rakaat witir.
  • Variasi rakaat lain: Ada juga yang menjalankan 12 rakaat atau 16 rakaat sesuai dengan kebiasaan dan kondisi jamaah.

Tata Cara Mengakhiri Shalat Tarawih dengan Witir
Setelah menyelesaikan rakaat Tarawih, shalat diakhiri dengan shalat witir yang memiliki jumlah rakaat ganjil, biasanya:

  • Satu rakaat witir jika jumlah rakaat Tarawih ganjil.
  • Tiga rakaat witir yang bisa dikerjakan secara tunggal atau dua dan satu rakaat.

Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:

“Witir adalah shalat yang sebaik-baiknya di malam hari, maka hendaklah kamu berwitir.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Memahami waktu pelaksanaan dan jumlah rakaat shalat Tarawih merupakan bagian penting dalam niat dan tata cara shalat Tarawih yang benar. Dengan demikian, ibadah dapat dilakukan secara khusyuk dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Tata Cara Shalat Tarawih Lengkap dan Cara Shalat yang Benar

Shalat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang dilaksanakan setelah shalat Isya di bulan Ramadan. Agar shalat Tarawih dilakukan dengan benar dan khusyuk sesuai sunnah, penting untuk memahami niat serta tata cara pelaksanaannya secara lengkap. Berikut adalah panduan lengkap cara shalat Tarawih mulai dari takbiratul ihram hingga salam, disertai tips agar ibadah Anda semakin maksimal.

Langkah-langkah lengkap cara shalat Tarawih yang benar dimulai dengan:

  • Takbiratul Ihram: Mengangkat kedua tangan sejajar telinga sambil mengucapkan “Allahu Akbar” sebagai tanda memulai shalat.
  • Membaca Doa Iftitah: Sebagai pembuka sebelum membaca Al-Fatihah.
  • Membaca Surah Al-Fatihah: Dalam setiap rakaat wajib dibaca dengan tartil.
  • Membaca Surah Pendek: Setelah Al-Fatihah, dianjurkan membaca surah pendek dari Al-Qur’an.
  • Rukuk: Membungkuk dengan tangan di lutut sambil mengucapkan “Subhana Rabbiyal Adzim” tiga kali atau lebih.
  • I’tidal: Bangkit dari rukuk sambil mengucapkan “Sami’ Allahu liman hamidah” diikuti dengan “Rabbana lakal hamd”.
  • Sujud: Bersujud dengan dahi, hidung, kedua tangan, kedua lutut, dan ujung kaki menyentuh lantai sambil membaca “Subhana Rabbiyal A’la” tiga kali atau lebih.
  • Duduk di antara dua sujud: Duduk sejenak sambil membaca doa.
  • Sujud kedua: Sama seperti sujud pertama.
  • Bangkit ke rakaat berikutnya: Mengulangi proses sampai rakaat selesai.

Panduan gerakan dan bacaan dalam tiap rakaat shalat Tarawih adalah sama dengan tata cara shalat fardhu, hanya jumlah rakaaatnya yang berbeda. Biasanya shalat Tarawih dilaksanakan sebanyak 8, 20, atau lebih rakaat, sesuai dengan kebiasaan di lingkungan masing-masing.

Untuk mendukung shalat Tarawih yang khusyuk dan maksimal, pertimbangkan tips berikut:

  • Pilih tempat yang nyaman dan bebas gangguan agar hati dan pikiran fokus beribadah.
  • Baca doa sebelum shalat Tarawih untuk memohon kemudahan dan kekhusyukan.
  • Pahami arti bacaan agar shalat terasa lebih bermakna.
  • Lakukan gerakan dengan tenang dan tertib, jangan terburu-buru.
  • Ajak keluarga atau jamaah lain agar merasa lebih semangat dan tidak merasa berat menjalankan shalat Tarawih.

Dengan mengikuti tata cara shalat Tarawih lengkap dan benar, serta melaksanakan dengan niat yang ikhlas, insya Allah ibadah ini menjadi amal yang diterima dan membawa banyak keutamaan selama bulan Ramadan.

Demikian panduan lengkap mengenai niat dan tata cara shalat Tarawih yang dapat membantu Anda menjalankan ibadah dengan mudah dan benar. Dengan memahami niat shalat Tarawih, cara shalat Tarawih yang benar, doa sebelum shalat Tarawih, serta tata cara shalat Tarawih lengkap, diharapkan ibadah ini semakin khusyuk dan bermakna. Jangan lupa perhatikan waktu pelaksanaan shalat Tarawih dan jumlah rakaat shalat Tarawih yang sesuai untuk meraih keutamaan shalat Tarawih. Semoga panduan ini menjadi sumber referensi yang bermanfaat dalam meningkatkan kualitas ibadah Anda selama bulan Ramadan.

Baca Juga : PP Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H Tahun 2026

Tags: Tarawih
Previous Post

Sidang Isbat Awal Ramadan 2026: Jadwal Resmi dan Persiapan Menyambut Bulan Suci pada 17 Februari

Nurul Aminah

Nurul Aminah

Jurnalis spesialis makanan halal dengan latar belakang Ilmu Pangan dan aktif di seminar, workshop, serta konferensi internasional terkait kehalalan makanan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler

  • Niat dan Doa Setelah Shalat Dhuha Lengkap

    Niat dan Doa Setelah Shalat Dhuha

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Keistimewaan Malam Nisfu Sya’ban

    467 shares
    Share 187 Tweet 117
  • Menciptakan Keseruan Bersama Anime untuk Muslim: Panduan Lengkap Menikmati Hiburan Halal

    361 shares
    Share 144 Tweet 90
  • Panduan Lengkap Niat dan Tata Cara Shalat Tarawih dengan Mudah dan Benar

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Kirim Bantuan Sembako kepada Warga, Anggota Polsek Laur Terjun Langsung ke Lokasi Banjir

    339 shares
    Share 136 Tweet 85

Ikuti Kemenag RI

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
© Copyright BiroMuslim Team All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Damai Negeri
  • Dunia Islam
  • Para Ahli
  • Syariah Muslim